KEKELIRUAN MENGATAKAN CELANA CINGKRANG SUNNAH..!!

Sudah terlalu sering kita mendengar mengikuti sunnah dengan cara memakai celana cingkrang karena ingin menghindari isbal (Pakaian yang melewati mata kaki).

Nabi memang melarang isbal, tetapi Nabi tidak pernah memerintahkan kaum lelaki memakai celana cingkrang.

Maksud dari kata Sunnah ialah, sesuatu yang disukai Nabi & sesuatu yang biasa dilakukan oleh Nabi.

♡ Dari Ummu Salamah, ia berkata
”Sesungguhnya pakaian yang paling dicintai Rasulullah adalah gamis.” (HR.Tirmidzi)

♡ Rosululloh juga bersabda : “Barang siapa menyeret pakaiannya (melebihi mata kaki) karena sombong, maka Alloh tidak akan memandangnya pada hari kiamat nanti.” ( HR. Bukhari dan Muslim )

Maksud dari hadits diatas adalah seorang lelaki yang memakai pakaian yang menyeret kelantai KARNA SOMBONG, maka Alloh tidak akan memandangnya pada hari kiamat dan tempatnya adalah di neraka.

Jika bukan karna sombong tidak apa-apa, karna banyak pula riwayat hadist yang menerangkan para sahabat menggunakan celana melewati mata kaki tidak karna sombong, nabi pun tidak melarangnya.

Bukan berarti celana cingkrang yang kita jadikan sunnah. Karena sunnah ini adalah sesuatu yang Nabi sukai & Nabi lebih menyukai pakaian yang bernama GAMIS dan dalil celana cingkrang juga tidak ada serta celana cingkrang pun masih membentuk aurat dari bentuk tubuh/kaki yang menggunakanya.

Nabi juga memerintahkan lelaki untuk menutup auratnya. Maka memakai GAMIS atau boleh juga SARUNG lebih menutup aurat lelaki dan lebih terlihat sopan juga indah bila dipakai.

Intinya bukan berarti saya mewajibkan untuk memakai GAMIS & juga SARUNG. Bukan pula mengharamkan Celana cingkrang.

Postingan ini hanya menegur kekeliruan yang mengatakan celana cingkrang yang mengatas namakan sunnah Nabi.

Jadi sudah jelaskan, GAMIS/SARUNG lebih PANTAS dikatakan SUNNAH karena ada dalilnya daripada CELANA CINGKRANG yang tidak ada dalilnya, tetapi golongan salafi wahabi ( SaWah ) menetapkannya sebagai sunnah Nabi.

Hati-hati..!!!!!

◇ Bahaya Dusta atas Nama Rosululloh ◇ “Barangsiapa yang berdusta atas namaku secara sengaja, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya di NERAKA JAHANAM.” (HR. Bukhori no. 1291 dan Muslim no. 4.)

Berdusta atas nama Rosululloh termasuk dosa besar, bahkan bisa KAFIR.

Naudzubillah min zalik.

Yang kontra dengan postingan ini boleh coment, catatan wajib dengan ilmu bukan nafsu & yang pro dengan postingan ini di larang menghujat yang contra..

Demikian

zawiyyahaswaja2017

Iklan

2 thoughts on “KEKELIRUAN MENGATAKAN CELANA CINGKRANG SUNNAH..!!

  1. Setuju, yang lebih bagus mungkin memang pakai sarung atau gamis karena lebih menutupi aurat. Dan bukan berarti celana haram dipakai juga. Namun mungkin yang dimaksud cingkrang sunnah itu bukan celananya, tapi pakaian yang di pakai laki laki, papapun bentuknya gak boleh isbal. Itu yang saya ketahui ttg larangan Isba. Dan bukan menyunnahkan pakai celana saja. Tapi semua bentuk pakaian, termasuk gamis, ataupun sarung. Wallahu a’lam.

    Ada kisah bagus nih, yang bagus buat di cermati, kisahnya di riwayatkan Imam Bukhori, berikut kisahnya,

    Ketika Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu dalam keadaan sakit parah setelah ditusuk oleh Abu Lu’lu’ Al-Majusi. Banyak orang datang menjenguk beliau dan memberikan pujian kepada beliau, diantaranya adalah seorang pemuda.

    Sang pemuda itu pun berkata: Wahai amirul mukminin, bergembiralah dengan kabar gembira dari Allah untukmu. Anda adalah sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan anda termasuk yang pertama masuk Islam. Kemudian anda menjadi khalifah dan anda telah berlaku adil lalu anda mendapatkan gelar syahid.

    Ketika sang pemuda itu hendak pulang tiba-tiba terlihat sarungnya menyentuh tanah.

    Umar berkata: Kembalikan kepada ku anak muda tadi.

    Umar pun berkata kepada sang pemuda: Wahai anak saudaraku, angkat sarungmu karena itu lebih bersih bagi pakaianmu dan lebih bertakwa kepada Rabbmu. (HR.Bukhari no. 3700)

komentar sahabat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s